Monthly Archives: September 2010

Michael Hatcher is back….!

Iklan

Benda Cagar Budaya : Dahulu, Kini, dan Masa Depan

Hampir sebagian besar wilayah di Indonesia memiliki beraneka macam tinggalan budaya materi atau lebih akrab disapa benda cagar budaya (BCB). Sebut saja masjid agung, benteng kolonial, gereja, candi, menhir, dan sebagainya yang tersebar di pelosok negeri. Hal tersebut tidak dapat dilepaskan dari proses penghunian wilayah di Indonesia yang meliputi beberapa periode yang di dalam ilmu arkeologi dikenal sebagai masa prasejarah, hindu-budha, islam, dan kolonial. Masing-masing periode tersebut telah memberikan kepada bangsa Indonesia aneka bentuk budaya materi yang harus dilestarikan oleh semua pihak karena pada hakekatnya BCB adalah milik masyarakat. Read the rest of this entry

CERITA SUTASOMA

Raja Sri Mahaketu (seorang keturunan Kuru) di Hatina diancam oleh rombongan raksasa yang merusak dusun-dusun dan pertapaan-pertapaan. Menurut kepala Brahmin (munindra) hanya seorang putra keturunan raja sajalah yang dapat menghancurkan rombongan raksasa itu. Terdorong oleh pendapat itu, raja ingin mempunyai putra yang diharapkan itu. Raja melakukan yoga di hadapan Jina. Raja mendapatkan wahyu bahwa sang Bodhisatta sendiri yang akan menjadi putranya. Read the rest of this entry

Coto, Benteng, Hingga Jalan Nusantara Kota Makasar

Kapal Tunas Wisesa 03

Di pagi yangsangat cerah itu, kiranya pukul 10.00 WITA, rombongan peserta Sail Banda yang berlayar  dari Jakarta menuju Ambon tiba di Kota Daeng alias Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan.  Tim tiba di Makasar setelah sebelumnya sempat singgah selama 1 hari di Surabaya untuk mengangkut atlit-atlit olahraga layar dan selam beserta perlengkapannya. Perjalanan dengan menggunakan KM. Tunas Wisesa 03 milik Grup Artha Graha ini ditempuh sekitar  2 hari dengan kecepatan 11 knot. Perjalanan via laut ini terasa begitu berat karena kondisi ombak saat itu cukup tinggi, sekitar 3 meter. Walaupun kapal yang kami tumpangi dapat dikatakan berukuran raksasa, namun ternyata tidak mampu bertahan untuk tidak bergoyang. Alhasil, para penumpang yang ikut perjalanan ini pun pada tumbang alias muntah. Read the rest of this entry