Melihat Penangkaran Penyu Di Tanjung Bira

Pantai Tanjung BiraBira, barangkali merupakan sebuah kata yang masih terlalu asing bagi masyarakat umum, namun suatu hal yang sangat tidak asing bagi para traveler. Bira merupakan sebuah nama desa di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Nama bira melejit berkat keindahan alamnya yang sangat mempesona. Bira, atau lebih dikenal Tanjung Bira, merupakan gugusan pantai dengan pasir lautnya yang putih layaknya bedak bayi, benar-benar putih dan lembut. Dan saya sudah membuktikan sendiri. Read the rest of this entry

Pengawasan dalam rangka Perlindungan dan Pelestarian: Studi Kasus Situs Bawah Air Perairan Karang Heluputan Kepulauan Riau

10670059_10202799007965730_5120798790715564417_nNegara kepulauan Indonesia sudah sejak lama menjadi destinasi kapal-kapal mancanegara seperti Tiongkok, Jepang, Belanda, Portugis dan lainnya, baik untuk keperluan dagang maupun hanya untuk sekedar transit. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri mengingat posisi kepuluan Indonesia yang sangat strategis dan menjadi jalur perdagangan dunia. Sofian (2010) bahkan menyebut bahwa sejak masa prasejarah dan milenium pertama masehi, kepulauan Indonesia terutama wilayah pantai timur Sumatra merupakan jalur perdagangan laut yang menghubungkan Asia Barat dan Asia Timur. Posisi yang strategis ini menjadikan kepulauan Indonesia bagian barat menjadi tempat persilangan budaya dan jalur perdagangan melalui laut sehingga sering disebut sebagai jalur sutra maritim. Kapal-kapal dagang dari Asia Barat, Asia Selatan dan Asia Timur harus melewati Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia jika ingin ke China maupun ke India serta Arab, sehingga wilayah laut menjadi ramai dengan aktivitas perdagangan dan pelayaran laut. Di sepanjang garis pantai timur dan barat Sumatera serta Semenanjung Malaysia banyak berdiri pelabuhan-pelabuhan tempat bersandarnya kapal dan melakukan aktivitas perdagangan. Read the rest of this entry

Hayoo…siapa yang pernah Cantengan ?

Jari KakiTuhan memang menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna. Manusia dikaruniai oleh sang pencipta berupa akal yang tidak dipunyai oleh makhluk yang lainnya. Fisik manusia pun ada beragam rupa, ada yang ganteng, ada yang setengah ganteng, jelek, jelek sekali, namun tetap saja sejelek-jeleknya manusia tetap dianggap sebagai makhluk yang paling sempurna. Mengapa tuhan memberikan pada beberapa orang muka yang kurang ganteng atau kurang cantik? Ya mungkin saja biar kehidupan di dunia ini ada variasinya. Yang punya wajah ganteng akan selalu bersyukur bahwa masih ada orang jelek. Orang jelek pun akan selalu bersyukur karena ternyata masih ada orang lebih jelek darinya. Nah yang kasihan adalah orang yang paling jelek sejelek-jeleknya, karena tidak ada yang lebih jelek dari dia.

Namun, apalah artinya jika mempunyai wajah ganteng atau cantik nan rupawan namun punya penyakit yang sebenarnya cukup memalukan, entah itu panu, kudis, kurap, atau mungkin cantengan? Yah, jenis penyakit yang saya sebut terakhir tersebut barangkali masih belum banyak yang mengetahui. Pria setampan Brad Pitt atau cewek secantik Taylor Swift pun pasti akan malu, tidak pe-de, minder, bahkan tersiksa setengah mati jika mengalami penyakit ini. Masak sih artis bisa kena cantengan? Ya bisa saja lah, kan penyakit tidak mengenal agama, suku, ras, ataupun kasta. Jika anda tertarik untuk mengenal yang namanya cantengan ini, mari kita simak. Sekedar untuk gambaran, saya mencoba mencari informasi mengenai penyakit cantengan ini lewat internet. Ya, google. Read the rest of this entry

Hitam Putih Timah Bangka

Ponton

Ponton milik masyarakat setempat

Deru suara mesin jet pesawat semakin pelan. Sebagai tanda bahwa tidak lama lagi pesawat yang saya tumpangi akan landing di tempat tujuan. Benar. Suara merdu seorang pramugari mengumumkan bahwa dalam waktu tidak lama lagi pesawat akan mendarat, tetap kenakan sabuk pengaman, dan tegakkan sandaran kursi. Namun saya masih saja tetap terpana menyaksikan pemandangan indah nan elok yang berada di daratan. Saya memang sengaja memilih kursi yang dekat dengan jendela karena sejak dari Jakarta saya telah niat untuk mengambil foto daratan dari udara. Pemandangan yang saya lihat di bawah benar-benar membuat kepala ini kagum akan kondisi daratan daerah ini. Kagum akan kerusakan lingkungan sebagai akibat kegiatan pertambangan yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun lamanya.

Ya, perjalanan kali ini membawa saya melangkah ke sebuah daerah yang baru pertama kali saya kunjungi dan benar-benar ingin saya kunjungi. Sebuah ibukota Provinsi yang pernah mengalami masa kejayaan produksi timah di Indonesia. Bangka.

Untuk menuju Pulau Bangka, cukup banyak alternatif sarana transportasi yang disediakan. Namun pada kesempatan kali ini saya menggunakan sarana pesawat udara dengan waktu tempuh lebih kurang 1 (satu) jam perjalanan. Sebuah perjalanan yang dapat dikatakan tergolong cukup singkat. Saking singkatnya, pramugari hanya memberikan kotak berisi satu buah roti yang rasanya lumayan enaklah. Padahal biasanya kalau perjalanan agak lama, si mbak pramugari memberi paket makan besar secara cuma-cuma (tergantung maskapai penerbangannya lho..!). Namun, walaupun hanya dikasih sepotong roti, rasa penasaranku terbayar sudah ketika saya dapat menyaksikan secara lansung kondisi daratan pulau Bangka dari udara.

pulau bangka dilihat dari udara

pulau bangka dilihat dari udara

Read the rest of this entry

Batam, antara Barelang dan Gonggong

ImageBatam, sebuah kota yang tentu sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Terkadang orang mengartikan kata Batam dengan arti “banyak tamu”. Memang benar juga sih, karena kota ini pasti kebanjiran tamu terutama pada saat akhir pekan tiba, jumat-sabtu-minggu. Ketika senja hari jumat tiba, di setiap sudut kota dapat kita jumpai tamu dari luar negeri hiruk pikuk berlalu lalang di kota ini, terutama di tempat-tempat kuliner yang menyajikan banyak menu makanan khas. Tamu luar negeri yang paling sering datang ke Batam ialah mereka yang berasal dari negeri Singa alias Singapura dan juga Malaysia.

Batam adalah kota terbesar di Kepulauan Riau dan merupakan kota dengan populasi terbesar ke tiga di wilayah Sumatera setelah Medan dan Palembang. Batam merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Ketika dibangun pada tahun 1970-an awal kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk dan dalam tempo 40 tahun penduduk Batam bertumbuh hingga 158 kali lipat. Read the rest of this entry

Sensasi Pedas dan Antrian Bebek Sinjay Madura

Warung Makan Bebek Sinjay

Apakah anda penggemar bebek? Apakah anda juga tertantang dengan hantaman cabe di lidah anda? Bila memang demikian, tidak ada salahnya jika pada suatu saat anda berkunjung ke Surabaya, sempatkan lah untuk sejenak singgah di sebuah rumah makan yang berlabel “Bebek Sinjay”.

            Bila anda bepergian ke Surabaya, sebaiknya jangan hentikan langkah kaki anda hanya berujung di kota pahlawan ini. Cobalah untuk sejenak menyempatkan diri menyeberang ke Pulau Madura melalui jalur darat. Yup, tentu saja harus melewati jembatan Surabaya – Madura atau lebih dikenal dengan sebutan Suramadu. Jika anda gila foto ditempat-tempat yang baru, boleh lah untuk mencoba foto-foto di tengah jembatan  Suramadu ini. Tapi sebentar saja, jangan terlalu lama, sebab pemakai jasa jembatan Suramadu memang tidak diperkenan untuk  berhenti di tengah jalan buat berfoto-foto ria. Kalau ketahuan oleh petugas patroli maka anda bakalan ditilang. Read the rest of this entry

Masihkah Ada Ekspor Pasir Laut ke Singapura?

Tongkang bermuatan pasir yang diduga pasir laut

Indonesia sebagai Negara kepulauan memang terkenal dengan kekayaan sumberdaya alamnya, baik sumberdaya alam hayati maupun non hayati. Tidak mengherankan apabila banyak investor dari Negara tetangga yang tertarik untuk menanamkan sahamnya di Indonesia khususnya yang berkaitan dengan eksplorasi sumberdaya alam. Sebut saja Freeport atau Newmont yang merajai eksplorasi tambang emas di Indonesia, dan masih banyak lagi jenis tambang lainnya. Eksplorasi sumberdaya alam yang sedemikian banyaknya itu tentu saja harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat supaya segala pelaksanaan kegiatan eksplorasi ataupun eksploitasi dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sudah cukup banyak dijumpai kegiatan-kegiatan usaha yang berjalan tanpa mengindahkan aturan hukum yang berlaku.
Read the rest of this entry

Persengketaan Tanah Pada Masa Jawa Kuna

Setelah lama bergelut di dunia kelautan dan perikanan, khususnya Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (BMKT), saya menyadari bahwa dunia saya yang sebenarnya yaitu epigrafi atau tulisan kuno jarang saya sentuh. Entah tidak ada waktu atau memang malas untuk sekedar baca-baca naskah atau prasasti yang pernah saya tekuni. Untuk sekedar melepas rindu akan kejayaan kerajaan mataram kuna (Hindu), saya iseng buka-buka artikel-artikel yang pernah saya tulis ketika duduk di bangku kuliah dan mencoba nge-share melalui blog ini. Artikel kali ini berbicara tentang persengketaan tanah pada masa jawa kuna. Read the rest of this entry

LEBIH ENAK JADI NELAYAN HARTA KARUN MAS..!!

Entah merupakan sebuah kebetulan atau memang karena sengaja, ternyata nelayan di Indonesia bukan saja mencari ikan sebagai sasaran utamanya ketika melaut, namun juga ada sasaran lain yang menjadi hasratnya. Sasaran lain tersebut dapat berupa terumbu karang, rumput laut, pasir laut, atau bahkan besi-besi tua. Namun yang cukup membelalakkan mata ialah adanya perburuan harta karun di dasar laut yang dilakukan oleh nelayan-nelayan di Indonesia. Harta karun tersebut berasal dari kapal-kapal yang tenggelam dimana pada saat kapal tersebut belum tenggelam, mereka (kapal) membawa barang-barang dagangan atau barang-barang sebagai hadiah untuk raja-raja di Indonesia pada dahulu kala. Read the rest of this entry

Candi Plaosan, Masih Saja Eksotis..!!

Setelah sekian lama tidak menengok himpunan batu-batu berukir, atau istilah ilmiahnya candi, kucoba sejenak menyempatkan menengok salah satu candi di kawasan prambanan, Jawa Tengah. Awalnya memang tidak ada niat untuk berkunjung ke candi, apalagi sekarang jogja panasnya minta ampun (kata orang pintar ini akibat pemanasan global). Tapi karena waktu itu kebetulan saya mendapat undangan ke nikahan temen, yang kebetulan memang berada di kawasan Prambanan, yah, apa boleh buat, mencoba memutar kembali historia semasa jaman kuliah dulu dengan mampir sebentar di komplek percandian Plaosan. Tapi, waktu itu emang bener-bener panas cuacanya. Barangkali kalo telur ditaruh di atas batu candi, bisa matang itu telur. Hihiii…..

 

pintu masuk candi utama selatan

Read the rest of this entry

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.